Breaking News

Diduga Pemborosan Anggaran Saiful jadwalkan Aksi Demo DISPERKIM LLG

Kabar Lubuklinggau, Lubuklinggau - Ditengah-tengah pemerintah pusat menggodok kebijakan penghematan belanja APBN/APBD sebagaimana penetapan kebijakan efesiensi Inpres No. 1 Tahun 2025 dan PMK No. 56/2025 bertujuan menghindari pemborosan anggaran demi menjaga stabilitas dan keberlanjutan Fiskal.

Menyikapi kebijakan Pemerintah Kota Lubuklinggau dipandang pemborosan anggaran Ketua LSM Projamin (Saiful) menyampaikan pada awak media bahwa “pada hari Kamis tanggal 18 Februari 2026 akan mengadakan aksi Demo dihalaman kantor perkim dan kantor Pemkot Lubuklinggau, yang mana pada tahun anggaran 2024 dan tahun 2025 Dinas Perkim mengucurkan dana yang fantastis mencapai 27 milyar dipergunakan untuk membangun taman kota, diketahui kota Lubuklinggau bukanlah didedikasikan wilayah kota pariwisata, melainkan kebijakan tersebut condong melayani kepentingan elite politik dan pemilik modal bukan semata-mata demi kepentingan masyarakat kota Lubuklinggau”,

Lanjutnya, contoh pembangunan taman RCA dua tahun berturut-turut dikucurkan dana sebesar Rp. 3 milyar dan baru hitungan hari hasil pekerjaan sudah mengalami pecah tentunya kualitas pekerjaan diragukan, kegiatan revitalisasi taman kurma kucuran dana sebesar Rp. 8,5 milyar dua tahun anggaran, yang mana diketahui taman kurma dulunya dikenal lapangan merdeka situs bersejarah dan kini dirubah kembali menjadi alun-alun merdeka, dari beberapa kali perubahan tersebut tentunya Pemerintah Kota Lubuklinggau telah mengeluarkan anggaran tidak sedikit terhitung puluhan milyar inilah yang dimaksud pemborosan anggaran.

Mengulas proyek kereta miring bukit sulap yang menghabiskan dana puluhan milyar dengan maksud dan tujuan agar dapat meningkatkan daya tarik kawasan ekowisata bukit sulap dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah serta masyarakat, tetapi pada kenyataannya kereta miring bukit sulap memperhatinkan dan terbengkalai, seharusnya perihal ini dapat dijadikan pelajaran bagi Pemerintahan Kota Lubuklinggau jangan sampai terjadi kembali menghabiskan dana puluhan milyar tidak tepat sasaran dan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat umum.

Selepas mengadakan aksi demo Kami akan melakukan pemberkasan beberapa kegiatan Dinas Perkim Lubuklinggau Tahun Anggaran 2024/2025 untuk disampaikan pengaduan/laporan pada aparat penegak.Tutupnya.

Diedit : Jimmy
Sumber : tayangviral.my.id